22 16:43:18 Agustus 2026    |   Qonik Hanifa
Studio 2 SMK MUDA Jadi Ruang Kolaborasi TVMU Jatim 1, Enam Program Siap Hadirkan Tayangan Berbobot untuk Masyarakat

Surabaya, 22 Agustus 2026 — Semangat menghadirkan tayangan yang edukatif, inspiratif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan tapping program TVMU Jatim 1 di Studio 2 SMK Muhammadiyah 2 Surabaya (SMK MUDA), Sabtu (22/8/2026).

Sejak pagi hingga sore hari, Studio 2 dipenuhi aktivitas produksi. Kamera, tata cahaya, audio, floor director, host, narasumber, hingga tim produksi bekerja dalam satu ritme untuk menghasilkan tayangan berkualitas. Namun, kegiatan ini tidak sekadar menjadi proses pengambilan gambar. Di balik setiap take, terdapat proses pembelajaran, kolaborasi, dan upaya membangun ekosistem broadcasting yang mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

Dalam satu hari, sebanyak enam program direkam dengan durasi masing-masing sekitar 50–60 menit. Enam program tersebut mengangkat tema-tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus memiliki relevansi kuat dengan cita-cita membangun peradaban yang lebih baik.

Tapping pertama berlangsung pukul 08.00–08.50 WIB dengan menghadirkan H. M. Arief An, S.H., M.H., Ketua Kawanku MPKS PP Muhammadiyah, bersama host Ferry Yudi Antonis Saputro, S.H.I., M.Pd.I., C.STMI. Tema “Muhammadiyah dan Sosialisme: Membangun Peradaban Pro Wong Cilik” menjadi pembuka yang mengajak pemirsa melihat bagaimana nilai keberpihakan kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam gerakan dan kontribusi nyata.

Sesi kedua pukul 09.00–09.50 WIB menghadirkan H. Hasan Cholis, S.E., Wakil Ketua PDM Surabaya, bersama host Bagus Utomo, S.Pd. melalui tema “Membangun Peradaban Tauhid sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045.” Pembahasan ini menempatkan nilai tauhid sebagai landasan penting dalam membangun manusia dan bangsa yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

Pada pukul 10.00–10.50 WIB, Kyai Haji Zayyin Chudlori, M.A., Wakil Ketua PDM Surabaya, hadir bersama host Muhlisin, S.Pd., M.Pd. untuk membahas "Transformasi Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat.” Masjid dipandang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pemberdayaan, dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.

Berikutnya, pukul 11.00–11.50 WIB, Hj. Baror Masfufah, S.Pd. membawakan tema “Keluarga Sakinah sebagai Pondasi Indonesia Emas” bersama host Irwan Hasan, M.Pd.I. Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan bangsa sejatinya bermula dari keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan nilai kehidupan generasi penerus.

Setelah jeda, produksi kembali dilanjutkan pukul 12.30–13.20 WIB dengan menghadirkan Nurul Mawaridah, M.Pd. bersama host Imam Sapari, M.Pd.I. melalui tema “Membangun Budaya Literasi untuk Mencetak Generasi Unggul.” Literasi menjadi salah satu kunci penting dalam membangun masyarakat yang mampu berpikir kritis, adaptif, kreatif, dan memiliki wawasan luas.

Sesi terakhir pukul 13.30–14.20 WIB menghadirkan Dadang Prabowo, M.Ag. bersama host M. Adi Pramono, S.Th.I. dengan tema “Pemuda Muhammadiyah sebagai Agen Perubahan Peradaban.” Tema ini menjadi penutup yang menegaskan posisi generasi muda sebagai kekuatan strategis dalam menentukan arah masa depan.

#Direksi TVMU Jatim 1 Apresiasi Kolaborasi Studio 2 SMK MUDA

Kegiatan tapping tersebut mendapat perhatian langsung dari Direksi TVMU Jatim 1, Bapak Catur Anang H, yang hadir mengunjungi Studio 2 SMK MUDA dan membersamai proses produksi.

Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses kolaborasi sekaligus penguatan ekosistem broadcasting di lingkungan pendidikan.

“Harapannya semoga tayangan ini bisa memberikan kebermanfaatan untuk semua pemirsa. Khususnya SMK MUDA makin bisa memberikan kontribusi dalam menyuguhkan tayangan-tayangan yang berbobot dan bermanfaat,” ungkap Catur Anang

Pesan tersebut menjadi energi tersendiri bagi SMK MUDA untuk terus mengembangkan Studio 2 sebagai ruang produksi sekaligus ruang pembelajaran yang mampu mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri media.

#Bukan Sekadar Tapping, tetapi Laboratorium Pengalaman bagi Siswa

Bagi tim produksi Studio 2 SMK MUDA, enam take dalam satu hari merupakan pengalaman yang sangat berharga. Proses produksi menuntut ketelitian, komunikasi, kedisiplinan waktu, konsistensi teknis, serta kemampuan bekerja sebagai sebuah tim.

“Hari ini ada enam take dengan masing-masing durasi sekitar 50–60 menit. Semoga wadah ini bisa memberikan bekal pengalaman dalam broadcasting dan meningkatkan kompetensi para siswa,” ujar tim produksi Studio 2 SMK MUDA.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran berbasis praktik. Siswa tidak hanya mempelajari bagaimana sebuah program televisi dibuat melalui teori di kelas, tetapi dapat menyaksikan dan terlibat langsung dalam proses produksi yang sesungguhnya.

Mulai dari persiapan studio, penataan kamera, pencahayaan, audio, switching, komunikasi antartim, hingga memastikan jalannya produksi sesuai arahan menjadi pengalaman yang memiliki nilai pembelajaran tinggi. Dari proses inilah kompetensi teknis sekaligus soft skill siswa dapat terus diasah.

Lebih jauh, keberadaan Studio 2 menjadi representasi komitmen SMK MUDA dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan industri kreatif dan media digital. Kolaborasi bersama TVMU Jatim 1 memberikan kesempatan bagi sekolah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih autentik, produktif, dan berorientasi pada pengalaman dunia kerja.

Menguatkan Peran SMK MUDA sebagai Sekolah Vokasi yang Produktif

Pelaksanaan tapping TVMU Jatim 1 di Studio 2 SMK MUDA menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pendidikan, industri media, dan dakwah pencerahan Muhammadiyah.

Di satu sisi, TVMU Jatim 1 mendapatkan ruang produksi yang mendukung lahirnya tayangan berkualitas. Di sisi lain, SMK MUDA mendapatkan ruang belajar yang memungkinkan siswa mengembangkan kompetensi broadcasting secara langsung.

Kolaborasi ini pada akhirnya bukan hanya tentang menghasilkan sebuah tayangan, tetapi tentang menciptakan pengalaman, membangun kompetensi, dan menyiapkan generasi muda agar mampu menjadi pelaku industri kreatif yang profesional dan berkarakter.

Dengan semangat “Bertaqwa, Kompeten, Kerja Sama”, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya terus bergerak menghadirkan pendidikan yang tidak berhenti di ruang kelas. Melalui pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi industri, dan pemanfaatan Studio 2 sebagai ruang kreatif, 

SMK MUDA siap mencetak generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

SMK MUDA — Bertaqwa, Kompeten, Kerja Sama. Bersama mencetak generasi unggul, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.