15 12:56:18 Juli 2026    |   Qonik Hanifa
Tafaqquh Fiddin, Ikhtiar Menyatukan Keunggulan Vokasi dan Keilmuan Islam

SURABAYA – Di tengah pesatnya perkembangan dunia industri dan teknologi, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya menghadirkan sebuah ikhtiar yang tidak hanya menyiapkan peserta didik menjadi tenaga profesional, tetapi juga membentuk generasi yang kokoh dalam ilmu agama. Melalui program unggulan Tafaqquh Fiddin bekerja sama dengan Pondok Ummul Quro', sekolah berupaya menghadirkan harmoni antara kecakapan vokasi dan kedalaman spiritual sebagai bekal menghadapi masa depan.

Program yang diperkenalkan kepada peserta didik baru ini menjadi salah satu ciri khas pendidikan di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya. Para siswa diajak merasakan atmosfer pembelajaran layaknya di pesantren, di mana semangat menuntut ilmu dipadukan dengan pembentukan adab, karakter, dan kecintaan terhadap khazanah keilmuan Islam. Bukan sekadar mengenalkan teori, Tafaqquh Fiddin menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

Pada Rabu (15/7/2026), peserta didik baru mengikuti pengenalan ilmu Nahwu Sharaf, cabang ilmu bahasa Arab yang menjadi fondasi utama dalam memahami dan membaca kitab kuning. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Ummul Quro' tersebut dipandu langsung oleh Pimpinan Pondok Ummul Quro', KH. Choiruddin, M.Ag., yang mengajak para siswa memahami pentingnya mempelajari ilmu alat sebagai pintu menuju pemahaman Al-Qur'an dan literatur Islam klasik.

Dalam penyampaian materinya, KH. Choiruddin, M.Ag. menyampaikan pesan yang begitu mendalam.

"Syarat mutlak untuk bisa membaca Al-Qur'an dengan baik adalah bisa membaca kitab kuning."

Ungkapan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan sebuah pengingat bahwa memahami Al-Qur'an secara lebih mendalam memerlukan bekal ilmu yang diwariskan para ulama melalui kitab-kitab klasik. Oleh karena itu, belajar Nahwu Sharaf menjadi langkah awal yang sangat penting bagi setiap penuntut ilmu.

Antusiasme peserta semakin terasa ketika Rullin, siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Surabaya yang telah mengikuti program Tafaqquh Fiddin sejak tahun lalu, tampil di hadapan adik-adik kelasnya untuk mempraktikkan kemampuan membaca Nahwu Sharaf. Dengan penuh percaya diri, ia menunjukkan bagaimana proses belajar yang dijalani selama satu tahun mampu membentuk keberanian sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap kitab kuning.

Penampilan tersebut menjadi inspirasi bahwa siswa sekolah kejuruan pun mampu menguasai disiplin ilmu agama secara mendalam apabila dibimbing secara berkelanjutan. Kehadiran Rullin membuktikan bahwa pendidikan vokasi tidak membatasi seseorang untuk menjadi pencinta ilmu agama. Justru keduanya dapat berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan melahirkan lulusan yang utuh.

Melalui kolaborasi bersama Pondok Ummul Quro', SMK Muhammadiyah 2 Surabaya ingin menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Para siswa tidak hanya memperoleh kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga merasakan vibes boarding school yang sarat dengan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, kesederhanaan, dan kecintaan terhadap ilmu. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan pendidikan Muhammadiyah: memadukan keunggulan akademik, keterampilan profesional, dan pembinaan akhlak Islami dalam satu ekosistem pembelajaran.

Di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, pendidikan tidak berhenti pada pencapaian nilai rapor atau sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, sekolah berkomitmen menyiapkan generasi yang mampu berkarya dengan keahlian, memimpin dengan integritas, serta mengabdi kepada masyarakat dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. Inilah pendidikan yang bukan hanya menjawab kebutuhan dunia kerja, tetapi juga membentuk manusia yang siap mempertanggungjawabkan ilmunya di hadapan Allah SWT.

Bagi para orang tua yang menginginkan putra-putrinya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, berkarakter, dan memiliki fondasi agama yang kuat, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya adalah tempat terbaik untuk menanamkan masa depan. Di sini, siswa dipersiapkan bukan hanya menjadi lulusan yang dicari dunia industri, tetapi juga menjadi insan yang dicintai karena akhlaknya, dihormati karena ilmunya, dan dipercaya karena integritasnya.

Sebab sejatinya, pendidikan bukan hanya tentang menyiapkan anak untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi tentang menyiapkan mereka agar mampu memberi manfaat bagi kehidupan. Ketika keahlian bertemu keimanan, ketika teknologi berjalan seiring dengan akhlak, dan ketika cita-cita disandarkan kepada ridha Allah, saat itulah lahir generasi terbaik. Bersama SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, mari menapaki masa depan yang gemilang—menjadi profesional yang berprestasi, sekaligus muslim yang berilmu, beradab, dan menginspirasi peradaban.