20 16:40:43 Mei 2026    |   Qonik Hanifa
Amazing Al-Qur'an, Live Broadcast SMK Muhammadiyah 2 Pada Wisuda Tahfidz IV SMP/MTs se-Kota Surabaya

Kolaborasi Penuh Makna, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya Hadirkan Spirit Dakwah dan Kreativitas dalam Wisuda Angkatan VI SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya

Langit Surabaya pada Rabu, 20 Mei 2026 menjadi saksi sebuah perhelatan penuh makna yang mempertemukan semangat ilmu, Al-Qur’an, dan kreativitas generasi muda Muhammadiyah. Bertempat di SMAMDA TOWER, Wisuda Angkatan VI SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya berlangsung khidmat dan menggugah hati. Bukan sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini menjadi simbol perjuangan panjang para pelajar dalam menjaga hafalan, menata akhlak, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Kalamullah di tengah derasnya arus zaman.


Sebanyak 579 peserta mengikuti wisuda tahun ini dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan. Di balik senyum para wisudawan, terdapat perjuangan panjang, doa orang tua yang tidak pernah putus, serta kesabaran para guru dalam membimbing generasi Qur’ani yang kelak diharapkan mampu menjadi cahaya bagi masyarakat.


Dalam sambutan Ketua Foskam SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya, Banjar, S.S., M.Pd.I menyampaikan pesan yang begitu kuat tentang pentingnya menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman.


“Wisuda kali ini diikuti oleh 579 peserta. Adapun wisuda ini selalu bertambah tiap tahunnya. Dan ada ketentuan khusus yaitu tidak boleh mengikuti Ujian/Munaqosah jika belum ada tambahan 1 juz dari tahun kemarin dengan tujuan untuk menjaga kualitas dari peserta,” tuturnya.


Pernyataan tersebut bukan hanya sebuah aturan, melainkan bentuk ikhtiar besar Muhammadiyah dalam menjaga marwah pendidikan Islam. Bahwa Al-Qur’an tidak cukup hanya dihafal, tetapi harus dijaga, dipahami, dan dihidupkan dalam perilaku sehari-hari. Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat, nilai-nilai Qur’ani menjadi pondasi agar generasi muda tidak kehilangan arah dan jati dirinya.


Dalam momentum penuh keberkahan itu, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya hadir melalui tim Muda Inspiring Broadcasting SKEMDA sebagai tim dokumentasi dan streaming perdana. Tugas mereka bukan sekadar mengambil gambar atau menyiarkan acara, tetapi mengabadikan jejak perjuangan dan menghadirkan dakwah melalui karya visual yang bermakna.


Di balik layar produksi, para siswa belajar bahwa kamera bukan hanya alat dokumentasi, melainkan media untuk menyampaikan nilai, emosi, dan inspirasi kepada banyak orang. Setiap sudut pengambilan gambar, setiap siaran yang ditayangkan, menjadi ruang pembelajaran tentang tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan ketulusan dalam berkarya.


Pembina Muda Inspiring Broadcasting SKEMDA bersama Kepala Program Studi Desain Komunikasi Visual, Qonik Hanifa, S.Pd., Gr., M.M dan Badri, S.Pd., Gr. menyampaikan rasa bangga dan harunya terhadap proses yang dijalani para siswa selama kegiatan berlangsung.


“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang jauh lebih dalam dari sekadar produksi siaran. Anak-anak belajar bahwa kreativitas bisa menjadi jalan dakwah, teknologi bisa menjadi sarana menyebarkan kebaikan, dan proses ini menyadarkan kami semua untuk terus mendekat kepada Al-Qur’an, memahami maknanya, serta menjadikannya cahaya dalam kehidupan,” ungkapnya penuh haru.


Ia juga menegaskan bahwa pendidikan sejati bukan hanya menghadirkan siswa yang terampil, tetapi juga menghadirkan manusia yang memiliki hati, adab, dan visi kehidupan yang kuat. Karena sejatinya, ilmu tanpa nilai hanya akan melahirkan kecerdasan yang kosong.


Salah satu anggota broadcasting, Nadya Fitri turut membagikan kesannya selama bertugas di lapangan.


“Banyak kejadian yang bisa memberikan banyak pengalaman dan manfaat untuk lebih meningkatkan kualitas siaran utamanya di bagian MCR,” ujarnya.


Meski penuh tantangan, pengalaman tersebut justru menjadi ruang bertumbuh bagi para siswa untuk memahami arti profesionalisme, pengorbanan, dan kerja tim dalam dunia kreatif yang sesungguhnya.


Melalui kolaborasi ini, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya kembali menegaskan dirinya sebagai sekolah yang tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas generasi muda. Sebuah tempat di mana teknologi berjalan berdampingan dengan nilai keislaman, kreativitas tumbuh bersama akhlak, dan mimpi besar dibangun di atas pondasi iman.


Karena di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, pendidikan bukan hanya tentang masa depan pekerjaan, tetapi tentang menyiapkan generasi yang mampu menerangi masa depan.