06 00:00:00 Juni 2026    |   Qonik Hanifa
Menjaga Jejak, Menyimpan Asa: Cerita SKEMDA di Balik Horizon Perjalanan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya

Surabaya, 6 Juni 2026 — Tidak semua perjalanan diukur dari seberapa jauh seseorang melangkah. Ada perjalanan yang nilainya justru terletak pada jejak yang ditinggalkan, pelajaran yang diwariskan, dan kenangan yang terus hidup meski waktu terus berjalan. Semangat itulah yang terasa begitu kuat dalam kegiatan Horizon Perjalanan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, di BBPMP Provinsi Jawa Timur.

Sekitar 300 peserta memenuhi ruang kegiatan dengan wajah-wajah yang menyimpan cerita. Ada harapan yang tumbuh, ada perjuangan yang dikenang, dan ada masa depan yang sedang dipersiapkan. Horizon Perjalanan bukan sekadar seremoni, melainkan ruang perenungan tentang bagaimana pendidikan membentuk manusia untuk menemukan makna hidupnya.

Di balik kelancaran dan kemegahan acara tersebut, hadir para pelajar dari SMK Muhammadiyah 2 Surabaya yang tergabung dalam Muda Inspiring Broadcasting SKEMDA. Mereka datang bukan sebagai pusat perhatian, melainkan sebagai penjaga cerita. Dengan kamera di tangan dan semangat pengabdian di hati, mereka mengabadikan setiap detik yang tak akan pernah terulang kembali.

Persiapan telah dimulai sejak Jumat, 5 Juni 2026, pukul 10.00 WIB. Saat sebagian orang masih mempersiapkan diri menghadapi acara esok hari, tim broadcasting SKEMDA telah lebih dahulu hadir. Mereka mengangkut peralatan, menata perangkat dokumentasi, melakukan uji coba sistem, hingga memastikan setiap sudut acara dapat terekam dengan sempurna.

Bagi mereka, dokumentasi bukan hanya soal mengambil gambar. Dokumentasi adalah menjaga sejarah agar tidak hilang ditelan waktu.

Puncak acara berlangsung dengan suasana yang khidmat dan sarat makna. Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 4 Surabaya, Ali Fauzi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan pesan yang menggugah seluruh hadirin.

"Carilah ilmu sebanyak-banyaknya karena dengan ilmu derajatmu akan dinaikkan dan dengan ilmu kamu akan bisa memberikan kebermanfaatan di sekitar."

Kalimat tersebut bukan sekadar nasihat, melainkan pengingat bahwa ilmu adalah cahaya yang mampu mengangkat martabat manusia. Ilmu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk menerangi kehidupan orang lain. Sebab ukuran keberhasilan sejati bukanlah seberapa tinggi seseorang berdiri, melainkan seberapa banyak manfaat yang mampu ia berikan.

Selama acara berlangsung, setiap sesi menghadirkan suasana yang menyentuh. Tatapan bangga orang tua, senyum para guru, serta langkah para siswa menuju fase kehidupan berikutnya menjadi potongan-potongan kisah yang tersimpan dalam bingkai dokumentasi.

Salah satu personel broadcasting SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, Rayhan Pratama, mengungkapkan kesannya.

"Acara berlangsung khidmat dan penuh makna. Kami merasa bukan hanya mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga merekam perjalanan dan perjuangan banyak orang yang layak dikenang."

Ungkapan tersebut menggambarkan bagaimana generasi muda SKEMDA memahami bahwa teknologi dan media bukan hanya alat, melainkan sarana untuk menghadirkan nilai dan kebermanfaatan.

Rasa bangga yang mendalam juga disampaikan oleh Pembina Muda Inspiring Broadcasting SKEMDA, Qonik Hanifa, S.Pd., Gr., M.M.

"Setiap kali anak-anak berdiri di balik kamera, sesungguhnya mereka sedang belajar menjadi saksi sejarah. Mereka belajar bahwa karya terbaik lahir bukan dari kecanggihan alat, tetapi dari kepekaan hati. Saya bangga karena mereka tidak hanya belajar mengambil gambar, tetapi belajar menghargai perjuangan, mengabadikan ketulusan, dan merekam nilai-nilai kehidupan yang kelak akan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di tangan mereka, dokumentasi bukan sekadar arsip, tetapi warisan makna."

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Pendidikan hadir ketika siswa diberi kesempatan untuk berkarya, dipercaya untuk bertanggung jawab, dan dilatih untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

SMK Muhammadiyah 2 Surabaya terus berkomitmen menghadirkan ruang tumbuh bagi generasi muda yang ingin menjadi pribadi unggul, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. Melalui berbagai program unggulan, para siswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik dan keterampilan industri, tetapi juga nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, serta semangat pengabdian.

Karena sesungguhnya sekolah bukan hanya tempat mencari ijazah. Sekolah adalah tempat menemukan jati diri, menumbuhkan mimpi, dan mempersiapkan diri untuk menjadi manusia yang membawa manfaat.

Bagi para calon peserta didik, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya membuka pintu bagi siapa saja yang ingin bertumbuh bersama. Sebab masa depan yang hebat tidak dibangun dalam satu malam. Ia dibentuk oleh proses belajar yang panjang, lingkungan yang mendukung, dan keberanian untuk terus melangkah.

SMK Muhammadiyah 2 Surabaya

"Di sini ilmu menjadi cahaya, karya menjadi bahasa, dan kebermanfaatan menjadi tujuan utama."